Laki-laki Batak pantang kawin dengan wanita dari marganya sendiri dan juga dengan anak perempuan dari saudara perempuan ayah. Laki-laki Batak juga dilarang melakukan perkawinan Patri Parallel Cauosin. Perkawinan umum : Secara umum perkawinan bersifat eksogam sehingga mengenal marga pemberi gadis (hula-hula) dan marga penerima gadis (Boru).
7 Budaya atau Adat Istiadat Batak yang Perlu Diketahui. 1. Menikahi sepupu atau pariban merupakan hal yang wajar di Batak. Masyarakat Batak punya aturan soal pernikahan di keluarga besar (Foto: Flickr) Masyarakat Batak umumnya berasal dari pulau Sumatera bagian utara. Banyak suku Batak yang mendiami daerah ini, seperti Dataran Tinggi Karo
MAKALAH KELOMPOK KEKERABATAN. Ibnu Maja. Keluarga-keluarga itu mendiami daerah tertentu dan bersama dengan kelompok keluarga lain tinggal berdekatan. Dari persebaran daerah itu, maka munculah kebudayaan dalam segi kekerabatan yaitu suatu keluarga dengan keluarga yang lainnya di suatu daerah yang berbeda-beda.
Faktor penyebab larangan pernikahan adat masyarakat Batak Toba, yaitu faktor namarito atau berarti dianggap bersaudara antara laki-laki dan perempuan khususnya bagi yang semarga maka dianggap dilarang oleh masyarakat Batak untuk melakukan pernikahan. Contohnya adalah kumpulan marga PARNA
Simatua merupakan panggilan kepada mertua kita, dimana untuk mertua laki-laki maka disebut dengan “amang” / simatua doli / simatua baoa. Untuk mertua perempuan maka disebut “inang” / simatua boru. 16.Lae, Lek, Kale. Lae merupakan khusus laki-laki kepada laki-laki sehingga sering jadi panggilan akrab laki-laki orang Batak Toba.
Kumpulan lagu batak orangtua untuk anaknyaanak hu - dorman manik feat ranny simbolonboru panggoaran - putri siagiananakkon hu - dakka hutagalungo boruku putr
Saat ini dibutuhkan tindakan dan dukungan dari masyarakat budaya Batak untuk menjaga kelestarian dan keberlangsungan budaya daerahnya di tengah-tengah perubahan sosial masyarakat Batak Toba yang terjadi sekarang ini. Tilaar (1999, hlm. 30) mengatakan “Inti dari kehidupan masyarakat yang berbudaya adalah nilai-nilai.
Ini lanjutan dari tulisan aku sebelumnya tentang “ Pernikahan Adat Batak (PAB) 2016 ”, dan kali ini yang mau aku ceritain adalah tentang proses pernikahan dengan menggunakan adat Batak Toba. Nah, untuk kamu yang mau menikah dengan upacara adat Batak Toba monggo bisa dibaca tulisanku ini ya, siapa tau berguna hihihihihi.
cJVK.