Pada sepeda motor, umumnya digunakan prinsip hidrolik untuk melakukan mekanisme penjepitan diatas. Jalurnya, ketika kita tekan tuas rem maka fluida akan tertekan. Imbasnya, sesuai prinsip hidrolik tekanan pada fluida akan diteruskan ke segala arah. 1. Pedal rem/Tuas rem (input device) Dinamakan sebagai input device karena pedal rem memiliki fungsi sebagai input untuk mengetahui kapan rem akan aktif dan kapan rem akan non aktif. Secara sederhana, ketika kita menekan pedal rem maka rem tersebut akan aktif. Bagaimana detailnya dan apa kelebihannya? Simak penjelasan berikut ini. Jenis-Jenis Sistem Pengereman Motor Secara umum, ada tiga macam model penyaluran sistem rem: 1. Sistem Rem Mekanik Sistem ini masih menggunakan kontrol mekanikal berupa kabel kawat dan banyak diaplikasikan pada rem tromol sepeda motor dan rem parkir manual. 2. Sistem Rem Angin OsMk.